Bojonegoro – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro mengajak para ayah untuk mengantar anak pada hari pertama masuk sekolah sebagai bentuk penguatan peran keluarga dalam pendidikan dan pengasuhan anak. Ajakan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Bupati Bojonegoro Nomor 474/345/412.209/2026 tentang Gerakan Ayah Mengambil Raport Anak ke Sekolah dan Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah.
Program ini merupakan upaya Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dalam mendorong keterlibatan aktif para ayah pada proses tumbuh kembang anak. Kehadiran ayah tidak hanya dipandang sebagai bentuk tanggung jawab dalam memenuhi kebutuhan keluarga, tetapi juga memiliki peran penting dalam memberikan pendampingan, perhatian, serta dukungan emosional kepada anak sejak dini.
Gerakan tersebut juga menjadi salah satu langkah untuk mengatasi fenomena fatherless, yakni kondisi ketika anak tumbuh dengan minim keterlibatan figur ayah dalam kehidupan sehari-hari. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa kehadiran ayah dalam proses pengasuhan memberikan dampak positif terhadap perkembangan emosional, sosial, hingga prestasi belajar anak.
Melalui momentum hari pertama sekolah, para ayah diharapkan dapat meluangkan waktu untuk mendampingi dan mengantarkan putra-putrinya ke sekolah. Kehadiran ayah diyakini mampu menumbuhkan rasa aman, nyaman, serta meningkatkan kepercayaan diri anak saat memulai tahun ajaran baru dan beradaptasi dengan lingkungan belajar.
Pemerintah Kabupaten Bojonegoro berharap gerakan ini tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi budaya positif dalam keluarga. Sinergi antara ayah, ibu, sekolah, dan pemerintah diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.
Dengan adanya Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro menegaskan komitmennya dalam membangun keluarga yang berkualitas sebagai fondasi utama dalam mewujudkan generasi yang sehat, tangguh, berkarakter, dan berdaya saing.