Penegakan integritas di kalangan ASN merupakan tekad dan komitmen bersama Pemerintah Kabupaten Bojonegoro. Bupati Bojonegoro, Bapak Setyo Wahono, secara tegas mengajak seluruh ASN untuk terus menjaga marwah profesi dengan bekerja jujur, transparan, dan akuntabel. Integritas bukan hanya tanggung jawab individu, tetapi menjadi fondasi utama dalam membangun tata kelola pemerintahan yang bersih dan berwibawa.

Salah satu tolok ukur keberhasilan integritas tersebut adalah terwujudnya Zero Korupsi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, yang dimulai dari pengendalian akar korupsi, yaitu gratifikasi. Terlebih menjelang Hari Raya Idul Fitri, seluruh ASN diimbau untuk menolak segala bentuk pemberian yang berpotensi menjadi gratifikasi.

Apabila menemukan atau menerima indikasi gratifikasi, segera laporkan kepada Unit Pengendali Gratifikasi (UPG) atau langsung kepada Komisi Pemberantasan Korupsi melalui Aplikasi GOL KPK. Bupati Bojonegoro menegaskan bahwa keberanian melapor adalah bentuk komitmen nyata dalam menjaga kehormatan institusi dan kepercayaan masyarakat.

Mari jadikan integritas sebagai budaya kerja, serta terus menyampaikan pesan ini secara berkala di lingkungan perangkat daerah masing-masing. Dengan komitmen bersama, Bojonegoro dapat menjadi contoh pemerintahan yang bersih, profesional, dan bebas dari praktik korupsi.

 

Video oleh Bupati Bojonegoro Bapak H.Setyo Wahono :

https://drive.google.com/drive/u/0/folders/1tG1rz86iFSudy5AFTJ_NNXrEIeV0TR8k 


By Admin
Dibuat tanggal 04-03-2026
10 Dilihat