BAURENO – Upaya melindungi generasi muda dari ancaman penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika terus diperkuat di wilayah Kecamatan Baureno. Tidak hanya membangun kesadaran tentang bahaya narkotika, pemerintah juga mendorong pemuda untuk menjadi generasi yang sehat, produktif, dan memiliki kesadaran sebagai warga negara.
Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan Sosialisasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) bagi Pemuda serta Perekaman KTP-el bagi Pelajar Pemula, yang dilaksanakan pada Kamis, 10 September 2026, bertempat di SMKN 1 Baureno, Kabupaten Bojonegoro.
Kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk memberikan edukasi kepada para pelajar mengenai bahaya narkotika sekaligus meningkatkan kesadaran mereka terhadap pentingnya menjaga diri dari berbagai bentuk penyalahgunaan narkotika. Lingkungan sekolah dinilai memiliki peran strategis dalam membentuk karakter dan membangun ketahanan generasi muda agar mampu menolak berbagai pengaruh negatif di lingkungan sekitar.
Dalam sosialisasi P4GN, para pelajar mendapatkan pemahaman mengenai dampak penyalahgunaan narkotika, baik terhadap kesehatan, pendidikan, kehidupan sosial, maupun masa depan generasi muda. Para siswa dan siswi juga didorong untuk berani mengatakan tidak terhadap narkotika serta turut menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan sekolah dan masyarakat yang aman, sehat, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba.
Pesan tersebut menjadi semakin penting mengingat generasi muda merupakan kelompok yang memiliki peran besar dalam menentukan masa depan bangsa. Karena itu, pencegahan tidak cukup hanya dilakukan melalui penindakan, tetapi juga harus diperkuat dengan edukasi, pendampingan, serta keterlibatan aktif keluarga, sekolah, pemerintah, dan masyarakat.
Selain sosialisasi P4GN, kegiatan juga dirangkaikan dengan perekaman KTP-el bagi pelajar pemula. Pelayanan tersebut ditujukan bagi siswa dan siswi yang telah memenuhi ketentuan usia untuk melakukan perekaman dokumen kependudukan.
Perekaman KTP-el bagi pelajar pemula merupakan langkah penting dalam meningkatkan kesadaran administrasi kependudukan sejak usia muda. Dengan memiliki dokumen kependudukan yang sah, para pelajar akan lebih mudah dalam mengakses berbagai kebutuhan administrasi dan pelayanan publik di kemudian hari.
Pelaksanaan kegiatan secara terpadu tersebut menunjukkan bahwa pembinaan generasi muda tidak hanya berkaitan dengan aspek pendidikan dan kesehatan, tetapi juga mencakup kesadaran hukum, perlindungan dari penyalahgunaan narkotika, serta tertib administrasi kependudukan.
Kegiatan di SMKN 1 Baureno ini turut dihadiri oleh Wakil Bupati Bojonegoro, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bojonegoro, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bojonegoro, Dinas Kesehatan Kabupaten Bojonegoro, Dinas Pendidikan, Satnarkoba Polres Bojonegoro, Camat Baureno, Kepala SMKN 1 Baureno, Sekretaris Kecamatan Baureno, Kepala Desa se-Kecamatan Baureno, serta para siswa dan siswi SMKN 1 Baureno.
Kehadiran berbagai unsur tersebut menjadi bentuk sinergi lintas sektor dalam memberikan perlindungan dan pembinaan kepada generasi muda. Kolaborasi antara pemerintah, aparat penegak hukum, dunia pendidikan, pemerintah desa, dan masyarakat diharapkan dapat memperkuat upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik bagi masyarakat.
Melalui kegiatan ini, para pelajar diharapkan tidak hanya memahami bahaya narkotika, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing. Generasi muda yang memiliki pengetahuan, keberanian untuk menolak narkotika, serta kesadaran akan pentingnya tertib administrasi kependudukan merupakan modal penting dalam mewujudkan generasi yang sehat, produktif, dan berdaya saing.
Kecamatan Baureno berkomitmen untuk terus mendukung berbagai upaya pembinaan generasi muda melalui sinergi dan kolaborasi bersama seluruh pemangku kepentingan, demi terwujudnya lingkungan yang aman, sehat, tertib, dan mendukung masa depan generasi penerus bangsa.